24/08/2026

www.purnayudha.com

Indahnya Berbagi dan Membantu Sesama Salam Kemanusiaan

Pendidikan Politik di Cilawu, Warga Diajak Jadikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup

GARUT, PURNAYUDHA.COM – Puluhan warga mengikuti kegiatan pendidikan politik bertema “Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa” yang digelar di Madrasah Al-Hidayah, Kampung Tanjung, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB tersebut diikuti sekitar 60 peserta. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ahab Sihabudin, S.H.I., hadir sebagai narasumber.

Kegiatan turut dihadiri Ketua PAC PKS Kecamatan Cilawu Aceng Kurnia, Ketua RW 05 Kampung Tanjungsari, tokoh masyarakat Iing Arif Hidayat, Ketua Karang Taruna RW 05 Ade Romdon, serta sejumlah ketua RT di wilayah Kampung Tanjungsari.

Dalam sambutannya, tokoh masyarakat Iing Arif Hidayat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi sekaligus penyampaian materi pendidikan politik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, H. Ahab Sihabudin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi pendidikan politik dengan menempatkan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia menjelaskan, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan dalam membangun karakter masyarakat Indonesia. Sila pertama, menurutnya, mencerminkan karakter religius yang telah menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia.

Kemudian sila kedua menanamkan karakter egaliter melalui nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila ketiga menjadi landasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk di tengah perbedaan pilihan politik.

“Persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga di tengah perbedaan pilihan politik,” ujar Ahab dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya bangsa Indonesia memiliki pengaruh yang kuat di dunia. Menurutnya, semangat memperluas pengaruh tidak hanya dimaknai sebagai perluasan wilayah, tetapi juga meningkatkan peran dan posisi Indonesia di tingkat global.

Dalam konteks pendidikan politik, Pancasila diharapkan tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman moral dan etika dalam menentukan sikap politik.

Nilai-nilai Pancasila dinilai penting untuk mendorong praktik politik yang mengedepankan kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial. Masyarakat juga didorong menjadi pemilih yang sadar hukum, beretika, serta menolak politik uang dan politik yang mengedepankan kebencian.

H. Ahab Sihabudin berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam memahami pentingnya Pancasila dalam kehidupan politik dan sosial.