20/08/2026

www.purnayudha.com

Indahnya Berbagi dan Membantu Sesama Salam Kemanusiaan

Mobil Plat Merah Pemkab Garut Dihadang Warga Saat Aksi Jalan Rusak

GARUT, PURNAYUDHA.COM – Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar aksi protes menuntut perbaikan Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy, Kamis (20/8/2026).

Jalan sepanjang sekitar 40 kilometer tersebut dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan disebut telah berlangsung hampir 10 tahun.

Di tengah aksi, warga juga sempat menghadang sebuah mobil berplat merah milik Pemerintah Kabupaten Garut yang melintas di kawasan tersebut. Kendaraan dinas itu diminta berhenti dan dipukul mundur oleh massa.

Menurut salah seorang warga, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan sekaligus agar pemerintah lebih memperhatikan aspirasi masyarakat di wilayah pelosok.

“Tujuan kami menghadang kendaraan plat merah ini supaya pemerintah lebih peka dan menghargai aspirasi masyarakat yang selama ini merasakan dampak jalan rusak,” ujar Indra.

Aksi massa kemudian berlanjut ke Kantor DPRD Kabupaten Garut. Warga dari Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy mendatangi gedung dewan untuk menyampaikan tuntutan perbaikan jalan.

Massa bahkan sempat masuk ke ruang rapat paripurna dan meminta pemerintah segera merealisasikan rehabilitasi jalan yang selama bertahun-tahun menjadi akses utama masyarakat.

Indra menegaskan, tuntutan mereka hanya satu, yakni memiliki akses jalan yang layak. Menurut mereka, kondisi jalan yang baik sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi sekaligus mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dasar pemerintah.

Persoalan kerusakan jalan tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian luas setelah viralh di media sosial dan tayangan media nasional televisi, yang menggambarkannya seperti kolam kering.

Indra menyebut, warga mengaku telah lama bersabar menunggu perbaikan, namun hingga kini mereka menilai yang diterima hanya janji pemerintah.

“Warga di tiga kecamatan berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian dan mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki akses utama masyarakat Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy,” tandasnya***