GARUT, PURNAYUDHA.COM – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Vokasi _Affiliate Marketing_ dan _Content Creator_. Acara ini berlangsung di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Nia Gania Karyana menjelaskan bahwa pelatihan vokasi ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis agar mampu bersaing di sektor formal maupun informal. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital dalam dunia usaha saat ini.

“_Affiliate marketing_ dan _content creator_ adalah mempromosikan produk-produk kita maupun orang lain. Nanti apabila dari penjualan tersebut ada yang laku, maka seorang tersebut akan mendapatkan bonus. Nah, itulah sebetulnya _affiliator_ dan sama halnya dengan digital marketing. Kalo kita bisa melaksanakan digital marketing atau _affiliator_ inshaallah akan berhasil,” ujar Nia Gania.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memiliki daya juang yang tinggi, jangan mengeluh karena lelah, terus berusaha, berikhtiar, dan diiringi dengan doa.

Selain itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Garut, Tita Puspita, dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, disiplin, serta etos kerja para pencari kerja. Sebanyak 48 peserta akan mengikuti pelatihan kejuruan _affiliate marketing_ dan _content creator_ ini intensif selama 16 hari ke depan.

“Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan individu agar siap bekerja atau berwirausaha secara mandiri,” kata Tita.

Sementara itu, apresiasi datang dari Ketua Koperasi Pedagang Garut Hebat, Aris Nuramdan. Mewakili para pedagang di Garut Plaza, ia berterima kasih kepada Disnakertrans yang telah menaruh perhatian besar terhadap keberlangsungan UMKM di GP.

Aris menegaskan bahwa orientasi pelatihan ini haruslah pada kualitas hasil _(output)_, bukan sekadar kuantitas peserta. Ia berharap para mentor dapat memberikan pengetahuan yang komprehensif sehingga para peserta benar-benar ahli di bidangnya.

“Jangan hanya mengejar jumlah yang banyak, tapi hasilnya tidak optimal. Kami berharap mudah-mudahan dari pelatihan ini menghasilkan output yang baik, sehingga Garut Plaza menjadi ramai kembali serta mampu menyerap tenaga kerja yang baru,” pungkas Aris.***

By admin

Leave a Reply