GARUT, PURNAYUDHA.COM – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar sosialisasi Program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi masyarakat Desa Pamalayan, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Aula Gedung Lantai 2 Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Sosialisasi dipimpin langsung Pendamping PKH Kecamatan Cisewu, Cepi Mulyadi, didampingi Kepala Desa Pamalayan, H. Budi Rahmat, S.Ag.

Acara turut dihadiri pendamping desa, sebagian staf Desa Pamalayan, guru SDN Pamalayan 1, serta masyarakat calon peserta Program Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamalayan H. Budi Rahmat, S.Ag mengapresiasi antusiasme warga yang hadir mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap program Sekolah Rakyat dapat menjadi peluang peningkatan pendidikan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Pamalayan yang telah hadir. Semoga sosialisasi Sekolah Rakyat hari ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujar H. Budi Rahmat.

Menurutnya, program Sekolah Rakyat merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal.

“Program ini merupakan perhatian pemerintah demi kemajuan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang tidak sekolah. Mari kita sambut program ini dengan baik agar membawa manfaat bagi seluruh warga,” katanya.

Sementara itu, Pendamping PKH Kecamatan Cisewu, Cepi Mulyadi, menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat dari Kemensos RI diprioritaskan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan akses pendidikan.

“Kami mewakili Kemensos RI memprioritaskan warga yang sangat membutuhkan pendidikan sekolah,” ungkap Cepi Mulyadi.

Ia menambahkan, seluruh kebutuhan dasar peserta dalam program tersebut akan difasilitasi secara gratis oleh pemerintah.

“Mulai dari tempat tinggal, pakaian hingga kebutuhan dasar lainnya semuanya gratis,” jelasnya.

Selain pendidikan, kata Cepi, peserta juga akan mendapatkan pelatihan keterampilan melalui kerja sama antara Kementerian Sosial RI dengan Kementerian Tenaga Kerja.

“Kemensos RI juga bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk memberikan berbagai pelatihan kepada peserta Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta doa bersama. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif.***Rusmin***

By admin

Leave a Reply