17/07/2026

www.purnayudha.com

Indahnya Berbagi dan Membantu Sesama Salam Kemanusiaan

Pemakaman Siswi Korban Tewas Saat MPLS di Garut Diwarnai Tangis Keluarga, Pihak Keluarga Soroti Minimnya Pengawasan

GARUT, PURNAYUDHA.COM – Suasana duka menyelimuti pemakaman SJ (14), siswi MTs Miftahul Ulum Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, yang meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kampung Cibuntu, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug, Kamis (16/7/2026).

Isak tangis keluarga pecah ketika jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Sang ibu tak kuasa menahan kesedihan saat melepas putri bungsunya untuk terakhir kali. Korban diketahui merupakan anak kelima dari lima bersaudara dan baru akan memasuki kelas IX di sekolah tersebut.

Berdasarkan keterangan teman-teman korban yang selamat, SJ diduga tenggelam setelah berusaha menolong seorang adik kelasnya yang lebih dahulu terbawa arus saat kegiatan penjelajahan dalam rangka MPLS.

Paman korban, Atif Arifin, menyayangkan dugaan minimnya pengawasan dari pihak sekolah selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, rute penjelajahan yang dilalui peserta seharusnya tidak melewati lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

“Kami meminta pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Jangan sampai peristiwa seperti ini kembali terulang,” ujar Atif Arifin saat ditemui di lokasi pemakaman.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik sekaligus pengingat bagi seluruh satuan pendidikan agar mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Kegiatan MPLS seharusnya menjadi momen pengenalan lingkungan belajar yang aman, edukatif, dan bebas dari aktivitas yang berisiko membahayakan peserta didik.

Kasus ini masih menjadi perhatian berbagai pihak, sementara keluarga berharap adanya pertanggungjawaban serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan MPLS agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Rep: Ind
Editor: redaksi