GARUT, PURNAYUDHA.COM – Jajaran Koramil 1105/Cibatu bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda area perkebunan warga di Blok Sukapondok, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan menindaklanjuti instruksi Dandim 0611/Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga terkait peningkatan kewaspadaan dan penanganan dini karhutla di tengah musim kemarau.
Danramil 1105/Cibatu Lettu Cba Nurwanda Setiabudi mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB setelah warga melihat kepulan asap tebal dari salah satu titik lahan perkebunan.
Mendapat informasi tersebut, personel Babinsa dan anggota Koramil 1105/Cibatu bersama perangkat Desa Padasuka serta warga langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Lokasi kebakaran cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam. Karena itu, proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan yang tersedia,” ujar Nurwanda.
Dengan bekerja secara bersama-sama, petugas dan warga berupaya membatasi penyebaran api hingga akhirnya kebakaran berhasil dikuasai dan dinyatakan padam sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan pendataan sementara, lahan perkebunan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Sementara itu, pendataan terkait kerugian materi masih dilakukan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Nurwanda menegaskan, penanganan cepat tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Koramil dalam mengantisipasi dampak karhutla, khususnya selama musim kemarau.
“Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan perintah langsung Komandan Kodim untuk selalu sigap, siaga, dan mendahului potensi kerusakan akibat karhutla. Meski medan sulit, kehadiran kami di tengah warga harus terasa untuk melindungi aset dan keselamatan bersama,” katanya.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menggunakan api di lahan yang kondisinya kering. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kepulan asap atau indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.***