PURNAYUDHA.COM, BANDUNG-Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus merekrut tenaga kerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji yang besar.
“Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar dan proses yang mudah,” tutur Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K., Sabtu (24/02/2024)
Kombes Jules Abraham Abast mengatakan penyalur tenaga kerja itu harus legal dan memiliki badan hukum, bukan lewat perorangan.
“Oleh karena itu masyarakat harus selektif dan segera mencari informasi ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) apabila mendapatkan ajakan bekerja di luar negeri,” ucapnya.
Kabid Humas Polda Jabar meminta kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri supaya melalui jalur resmi agar mendapatkan hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum yang jelas.
“Apabila masyarakat ingin bekerja di luar negeri, silahkan gunakan jalur resmi jangan melalui calo. Sebab, jika melalui jalur ilegal akan sulit mendapatkan hak-hak tersebut,” ujarnya.
Jules Abraham Abast juga mengatakan, agar tidak menjadi korban TPPO masyarakat diwajibkan memilih Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan perusahaan perekrutan serta penempatan pekerja migran Indonesia yang resmi atau legal.
Menurutnya, untuk mengetahui legalitas perusahaan tersebut, maka masyarakat perlu melakukan verifikasi ke dinas-dinas terkait yang lebih mengetahui atas keberadaan mereka.
“Jika ingin bekerja di luar negeri, melalui proses serta prosedur yang benar guna mendapatkan perlindungan hukum secara penuh,” tutup Kombes Jules Abraham Abast.
Bandung 24 Februari 2024
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
More Stories
Police Goes To School Semarakkan MPLS, Satlantas Polres Tasikmalaya Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Bagikan Hadiah
Upacara Pembukaan KKRI Semester I Tahun Ajaran 2026 Resmi Digelar di Garut, Diikuti 280 Peserta
Dandim 0611/Garut Berikan Pengarahan kepada Prajurit dan Persit, Tekankan Pentingnya Membangun Keluarga Bahagia