GARUT, PURNAYUDHA.COM — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasa Anggana Garut resmi menerima peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026 Kelompok Kecamatan Sucinaraja, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sucinaraja ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
KKN-PPM 2026 Kelompok Kecamatan Sucinaraja mengusung tema “Pemberdayaan Generasi Z Melalui Literasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan Digital, dan Penguatan Karakter Adaptif Berbasis Potensi Lokal”.
Melalui tema tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk memahami peluang ekonomi kreatif, mengembangkan kewirausahaan berbasis digital, serta memiliki karakter adaptif dengan tetap mengoptimalkan potensi lokal.
Kegiatan penerimaan peserta KKN-PPM turut dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Sucinaraja serta unsur pemerintahan dari tujuh desa, yakni Desa Sadang, Tegalpanjang, Sukaratu, Tenjonagara, Linggamukti, Sukalaksana, dan Cigadog.
Hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nita Eldiani, yang mendampingi mahasiswa selama menjalankan berbagai program pengabdian di wilayah Kecamatan Sucinaraja.
Tidak hanya seremonial penerimaan mahasiswa, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan program kerja Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat Kecamatan Sucinaraja.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan mahasiswa KKN-PPM.
Cek kesehatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan secara berkala.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial mahasiswa dengan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pelaksanaan KKN-PPM di Kecamatan Sucinaraja menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat, menggali potensi daerah, sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik.
Kolaborasi antara STIE Yasa Anggana Garut, Pemerintah Kecamatan Sucinaraja, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan berbagai program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Dengan semangat berkarya, berdampak, dan berkelanjutan, KKN-PPM 2026 diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan potensi dan nilai-nilai lokal.
Penerimaan peserta KKN-PPM 2026 di Kecamatan Sucinaraja pun menjadi langkah awal mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.***
More Stories
Pemakaman Siswi Korban Tewas Saat MPLS di Garut Diwarnai Tangis Keluarga, Pihak Keluarga Soroti Minimnya Pengawasan
Sosialisasi Sekolah Rakyat Program Kemensos RI di Desa Pamalayan
Penekanan Pendalaman Materi Pembelajaran Bagi Guru SMPN 3 Bungbulang Garut, Ini Penjelasan Pengawas Disdik