GARUT, PURNAYUDHA.COM – Aksi protes unik dilakukan warga di ruas Jalan Banjarwangi–Singajaya, Kabupaten Garut. Kesal dengan kondisi jalan rusak menjelang arus mudik, warga memilih cara berbeda dengan menjadikannya sebagai latar foto. Hasil jepretan dan dokumentasi video pun diunggah ke media sosial sebagai bentuk sindiran sekaligus kritik.
Video amatir yang memperlihatkan aktivitas warga tersebut viral di berbagai platform. Dalam rekaman terlihat sejumlah warga berdiri di tepi jalan rusak, menjadikan lubang menganga dan genangan air sebagai latar belakang foto.
Uniknya, model dalam foto tersebut adalah para pengendara yang melintas. Setiap pengendara yang berhasil melewati jalan berlubang tanpa terjatuh tak luput dari bidikan kamera. Sementara pengendara yang terpaksa melambat, hampir terperosok, bahkan terjatuh, juga menjadi bagian dari dokumentasi.
Aksi ini dilakukan warga saat ngabuburit di bulan Ramadan. Mereka mengaku sengaja memilih konsep tersebut agar lebih menarik perhatian publik sekaligus menyampaikan pesan secara kreatif.
Salah seorang warga, Maman Suryaman, yang menjadi fotografer dadakan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kritik agar jalan segera diperbaiki. Menurutnya, ruas Banjarwangi–Singajaya memiliki panjang sekitar 28 kilometer. Meski tidak semua titik mengalami kerusakan parah, namun di beberapa bagian kondisinya cukup memprihatinkan.
“Ini lagi ngabuburit bareng rekan-rekan mengisi waktu di bulan puasa. Kami memilih jalan rusak sebagai latar foto menjadi daya tarik tersendiri dan seni. Kami ingin menyampaikan kondisi jalan melalui gambar atau foto sebagai bentuk kritik agar segera diperbaiki,” ujar Maman Suryaman.
Sementara itu, seorang warga Banjarwangi yang merantau di kota, Kaka, mengaku memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari antrean kendaraan di titik jalan rusak.
“Sengaja pulang kampung lebih awal untuk hindari macet karena antrean di jalan rusak. Ini sangat merepotkan dengan kondisi seperti ini. Semoga cepat diperbaiki,” katanya.
Warga berharap cara unik ini mampu menarik perhatian pemangku kebijakan agar ruas Jalan Banjarwangi–Singajaya segera diperbaiki dan tidak lagi membahayakan pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik.
Sebagai informasi, Jalan Raya Banjarwangi–Singajaya merupakan jalur penghubung wilayah Garut Selatan dengan pusat Kota Garut. Jalan ini juga menjadi alternatif penghubung Garut–Tasikmalaya melalui jalur Surapati, sehingga memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat.***tim***