GARUT, PURNAYUDHA.COM – Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 858 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Selasa (2/6/2026).
Kegiatan penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Desa Jatimulya ini merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga.
Kepala Desa Jatimulya, Jenal, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku. Sebanyak 858 KPM menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang,” ujar Jenal.
Proses penyaluran berlangsung tertib, lancar, dan kondusif dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pemerintah Desa Jatimulya, Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk, Koramil 1119 Pameungpeuk, serta para pendamping bantuan sosial.
Jenal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan penyaluran bantuan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini, baik dari unsur kecamatan, Koramil, pendamping bansos, maupun masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama proses penyaluran berlangsung,” tambahnya.
Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Selain itu, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Pemerintah Desa Jatimulya bersama Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan berbagai program bantuan sosial agar berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penyaluran bansos pangan di Desa Jatimulya menjadi wujud sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, serta pendamping sosial dalam mendukung program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***Wawan S***