GARUT, PURNAYUDHA.COM – TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0611/Garut terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Tanjung Jaya dan Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.
Jembatan sepanjang 90 meter yang dibangun di atas Sungai Cikandang ini menjadi akses vital bagi warga kedua desa, terutama setelah jembatan lama mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan.
Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fahrizal, menyampaikan bahwa kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus memperlancar akses pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya, Kamis (02/04/2026).
Pembangunan jembatan gantung di wilayah Pakenjeng ini merupakan jembatan keempat yang telah dibangun oleh Kodim 0611/Garut. Sebelumnya, jembatan serupa telah beroperasi di Kecamatan Bungbulang, Pamengpeuk, dan Cisurupan.
Selain pembangunan jembatan gantung, Kodim 0611/Garut juga membangun jembatan tipe Armco di sejumlah titik yang dibutuhkan masyarakat sebagai penunjang mobilitas sehari-hari.
Jembatan gantung di Desa Tanjung Jaya memiliki lebar 1,6 meter dan dapat dilalui kendaraan roda dua, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian warga. Jembatan ini juga menjadi jalur penting bagi para pelajar yang setiap hari melintas untuk menuju sekolah.
“Ini merupakan wujud kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 0611/Garut, terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan,” tambah Dandim.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, akses masyarakat menjadi lebih dekat dan efisien. Warga yang sebelumnya harus menempuh jarak memutar cukup jauh, kini dapat melintas dengan lebih mudah, cepat, dan aman. (Pendim 0611)