16/08/2026

www.purnayudha.com

Indahnya Berbagi dan Membantu Sesama Salam Kemanusiaan

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Kecamatan di Garut Siap Kepung DPRD 20 Agustus Mendatang

GARUT, PURNAYUDHA.COM – Kondisi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang semakin memprihatinkan mendorong warga dari tiga kecamatan menggelar konsolidasi.

Konsolidasi yang digagas para inisiator dan masyarakat peduli tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan tuntutan terkait perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai sudah mendesak.

Koordinator forum, Lukman, mengatakan masyarakat yang tergabung dalam Gema BSP (Gerakan Masyarakat Banjarwangi, Singajaya, Pendeuy) akan menggelar aksi damai pada Kamis, 20 Agustus 2026 mendatang. Aksi akan dipusatkan di Gedung DPRD Kabupaten Garut.

“Ini tuntutan utama kami adalah perbaikan jalan raya Singajaya, Banjarwangi, dan Pendeuy. Kami ingin persoalan ini segera mendapatkan perhatian dan solusi dari pemerintah,” ujar Lukman dalam video seruan aksi damai, Minggu (16/08/2026).

Sementara itu, perwakilan masyarakat Pendeuy, Ucu Tutun, mengatakan konsolidasi tiga kecamatan ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan menyatukan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, warga dari Banjarwangi, Singajaya, dan Pendeuy memiliki persoalan yang sama, yakni kondisi jalan yang rusak dan membutuhkan penanganan segera.

“Kami masyarakat dari tiga kecamatan akan menggelar aksi pada 20 Agustus mendatang. Ini bagian dari upaya menyampaikan aspirasi bersama agar perbaikan jalan segera direalisasikan,” kata Ucu.

Selain menuntut perbaikan jalan raya Singajaya–Banjarwangi–Pendeuy, masyarakat juga akan menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan pajak kendaraan.

“Berharap penerimaan pajak kendaraan dapat turut direalisasikan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di daerah, sesuai dengan kebijakan dan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Tutun.

Melalui aksi tersebut, warga berharap pemerintah daerah maupun DPRD Kabupaten Garut dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat dan segera mengambil langkah nyata terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas warga tiga kecamatan.***lipsus***