TASIKMALAYA, PURNAYUDHA.COM – Pelaksanaan acara perpisahan siswa kelas IX SMPN 1 Sukarame yang digelar pada Kamis (11/6/2026) berlangsung meriah sekaligus penuh haru. Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa mewarnai kegiatan yang dihadiri orang tua, wali murid, serta tamu undangan yang memadati halaman sekolah.
Kemeriahan acara tersebut merupakan hasil inisiatif dan dukungan penuh dari para orang tua siswa, khususnya orang tua siswa kelas IX yang akan meninggalkan bangku SMP.
Ketua Komite SMPN 1 Sukarame, H. Sofyan, mengatakan bahwa banyak siswa di sekolah tersebut memiliki bakat dan prestasi, terutama di bidang seni. Karena itu, para orang tua menginginkan bakat tersebut ditampilkan dalam momentum perpisahan.
“Kebetulan di sini banyak anak-anak yang berbakat, terutama dalam bidang seni. Bahkan sudah banyak pula yang berprestasi. Ketika para orang tua ingin bakat mereka ditampilkan, tentu kami mendukung karena mungkin ini menjadi kesempatan terakhir mereka ikut memeriahkan acara perpisahan di sekolah,” ujarnya.
Beragam pertunjukan seni ditampilkan, mulai dari kesenian tradisional hingga musik modern. Penampilan para siswa mendapat apresiasi positif dari para orang tua yang hadir.
Selama ini, pembinaan berbagai keterampilan baik di bidang seni, olahraga, maupun bidang lainnya telah membuahkan hasil. Sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi pada berbagai ajang kompetisi tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Kami merasa bangga selama anak kami sekolah di sini. Bakat seninya terlihat semakin berkembang,” ungkap salah seorang orang tua siswa yang anaknya turut tampil dalam acara tersebut.
Rasa bangga para orang tua semakin bertambah ketika sekolah memberikan penghargaan kepada siswa-siswa berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik seperti seni, olahraga, dan bidang lainnya.
Kepala SMPN 1 Sukarame, Drs. H. Ise Koswara, M.Pd., mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekolah terhadap setiap pencapaian siswa.
“Ini sebagai wujud bahwa kami sangat mengapresiasi setiap prestasi yang diraih siswa dalam bidang apa pun,” katanya.
Meski berlangsung meriah, suasana haru tetap terasa sepanjang kegiatan. Raut wajah para siswa yang akan meninggalkan sekolah tempat mereka menimba ilmu selama tiga tahun tampak menyiratkan perasaan bahagia sekaligus sedih.
Sejak awal acara hingga menjelang akhir kegiatan, suasana emosional semakin terasa, terutama saat penyampaian pesan dan kesan perpisahan oleh Kepala Sekolah.
“Alhamdulillah, setelah tiga tahun kita berproses bersama, akhirnya kita sampai pada saatnya berpisah,” tutur H. Ise dalam sambutannya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kelulusan dari SMP bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berpesan agar para alumni terus membawa nama baik sekolah dan mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik lagi di sekolah lanjutan nanti,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, H. Ise juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid atas kepercayaan yang telah diberikan kepada sekolah selama proses pendidikan berlangsung.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan.
Acara perpisahan pun menjadi momentum yang tidak hanya menampilkan berbagai prestasi dan kreativitas siswa, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara sekolah, siswa, dan orang tua dalam mengantarkan para lulusan menuju masa depan yang lebih baik.***