28/08/2026

www.purnayudha.com

Indahnya Berbagi dan Membantu Sesama Salam Kemanusiaan

Dandim 0611/Garut Berikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa Pascasarjana UNIGA

‎GARUT, PURNAYUDHA.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) Universitas Garut (UNIGA), Jumat (28/8/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Lantai 1 Universitas Garut, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, dimulai pukul 14.30 WIB hingga selesai.

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Koordinasi Program Keamanan Teritorial di Kabupaten Garut.”

‎Kegiatan ini dihadiri Wakil Direktur I Program Pascasarjana UNIGA Dr. Aceng Ulumudin, M.Si., Danramil 1111/Tarogong Kidul Kapten Kav Toto P., Dosen Pascasarjana UNIGA Dr. Dodi Yudi Ardi, M.Si., Bati Unit Kodim 0611/Garut Peltu Heri, serta 47 mahasiswa Program Pascasarjana dari tiga program studi, yakni Magister Pendidikan Islam (MPI), Manajemen, dan Administrasi Publik.

‎Dalam kuliah umumnya, Dandim 0611/Garut menjelaskan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

‎Menurutnya, keamanan teritorial bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.

‎“Keamanan teritorial merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan keutuhan wilayah melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Dandim 0611/Garut.

‎Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa pendekatan keamanan teritorial tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat, pencegahan konflik, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎Dalam pemaparannya, Dandim juga menyampaikan karakteristik wilayah Kabupaten Garut yang memiliki berbagai potensi, di antaranya sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pariwisata. Di sisi lain, Kabupaten Garut juga memiliki sejumlah potensi kerawanan bencana alam, seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir, dan aktivitas gunung api.

‎Selain itu, wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut juga membutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana tsunami. Kondisi sosial masyarakat yang beragam menjadi salah satu faktor penting yang membutuhkan pembinaan komunikasi sosial secara berkelanjutan.

‎Dandim menyampaikan bahwa program keamanan teritorial memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman dan bencana, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mendukung pembangunan daerah yang aman dan kondusif, serta meningkatkan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan.

‎Pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui sinergi Kodim 0611/Garut beserta para Babinsa, Polres Garut, Pemerintah Kabupaten Garut, Forkopimda, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.

‎Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial dan pembinaan wilayah, patroli keamanan dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bakti TNI berupa karya bakti, penanggulangan bencana dan kegiatan sosial, pembinaan aparat kewilayahan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini dan lapor cepat, serta penyuluhan wawasan kebangsaan termasuk pemanfaatan metode digital kepada masyarakat.

‎Menurut Dandim, keberhasilan program keamanan teritorial akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, di antaranya terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terbangunnya koordinasi yang semakin baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, serta mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan publik.

‎Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa Program Pascasarjana UNIGA dapat memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun keamanan wilayah, sekaligus turut berperan aktif sebagai bagian dari masyarakat dalam menjaga kondusivitas dan mendukung pembangunan Kabupaten Garut.***