GARUT, PURNAYUDHA.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Paket Ramadhan 1447 H Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Islam (Persis) Garut Kota, sekaligus memberikan materi Kuliah Shubuh. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Aula Pesantren Persis 19, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (19/2/2026).
Bupati Garut mengangkat tema “Menjaga Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Alam Kita Sebagian dari Iman” dalam materi kuliah subuh yang ia sampaikan. Ia mengingatkan bahwa hakikat bulan puasa tidak terlepas dari upaya menyucikan dan membersihkan diri.
“Ka uninga ka urang sadayana sasih shaum ieu urang dipiwarang ngabersihkeun diri urang tina dosa. oleh sebab eta Allah SWT marentahkeun ka umatna anu senantiasa mensucikan diri.
‘Innallaha yuhibbut tawwabina wa yuhibbul mutathohirin.’
Artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” tambahan Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa ada 3 (tiga) aspek kebersihan yang harus diterapkan oleh masyarakat, di antaranya:
1. Menjaga kebersihan diri
2. Menjaga kebersihan hati
3. Menjaga kebersihan lingkungan
“Aya tilu, kumargi kabersihan eta teh mangrupa hiji faktor anu penting pisan (Ada tiga, karena kebersihan itu merupakan satu faktor yang sangat penting),” tegasnya dalam bahasa Sunda.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk senantiasa menjaga kelestarian alam, mengingat lingkungan adalah fondasi awal agar masyarakat dapat beraktivitas di ruang yang bersih, nyaman, dan lestari.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Persis Kabupaten Garut, Gun Gun Abdul Basit, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Garut.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah berkenan hadir serta mengisi materi Kuliah Shubuh. Kegiatan ini menjadi momen terindah dan terbaik atas datangnya bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh keberkahan,” tutur Gun Gun.
Melalui kegiatan Paket Ramadhan ini, diharapkan silaturahmi antarwarga dan pemerintah daerah semakin erat, serta kesadaran masyarakat akan kebersihan baik lahir maupun batin semakin meningkat selama bulan suci ramadhan.***
