GARUT, PURNAYUDHA.COM – Kondisi tugu bertuliskan “Selamat Datang di Kecamatan Singajaya” di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dikeluhkan warga karena terlihat kumuh dan kurang terawat. Bangunan yang seharusnya menjadi penanda sekaligus wajah awal wilayah tersebut kini tampak kusam, cat memudar, serta ditumbuhi rumput liar di sekitarnya.
Pantauan di lokasi, tulisan pada tugu terlihat pudar dan tidak lagi jelas terbaca dari kejauhan. Struktur dindingnya pun menempel di tebing tanah dan tidak rata, menambah kesan kurang terurus. Area di sekitar tugu juga dipenuhi semak dan rumput yang menjalar hingga menutupi sebagian bangunan.
Salah seorang warga, Yaya, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa ada perubahan berarti.
“Seingat saya hampir 30 tahun lwbih gak ada perubahan, gitu-gitu aja,” ujar Yaya.
Menurutnya, tugu tersebut merupakan ikon perbatasan sekaligus simbol penyambutan bagi siapa pun yang memasuki wilayah Singajaya. Namun, kondisi yang kumuh dinilai tidak mencerminkan citra daerah.
Warga berharap pemerintah setempat dapat melakukan perbaikan dan penataan ulang agar tugu tersebut kembali layak dan representatif sebagai penanda wilayah. Selain pengecatan ulang, pembersihan area sekitar dan perbaikan struktur bangunan dinilai perlu segera dilakukan.
Tugu selamat datang bukan sekadar ornamen, tetapi juga identitas dan kebanggaan daerah. Dengan penataan yang baik, diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut.***Ind***