Perkembangan Covid 19 di Kabupaten Garut, Penularan Mulai Menurun di Tiga Minggu Terakhir -

Perkembangan Covid 19 di Kabupaten Garut, Penularan Mulai Menurun di Tiga Minggu Terakhir

PURNAYUDHA.COM – Juru Bicara (Jubir) Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat, dalam Press Releasenya menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sampai dengan Hari ini Sabtu 11 April 2020, pada Pukul 18.00 WIB. Ia mengatakan, bahwa sampai hari ini kasus Covid-19 Positif masih tetap 2 kasus, 1 laki-laki dan 1 perempuan.

Ricky menjelaskan bahwa seluruhnya sebanyak 2.159 kasus, terdiri dari (OTG) : 177 orang semuanya masih dalam proses observasi selama 14 hari ke depan. (ODP) : 1.949 kasus (664 kasus masih pemantauan, 15 dalam perawatan, dan 1.270 selesai pemantauan). (PDP): 31 kasus* (11 kasus sedang dalam perawatan dan 20 kasus selesai pengawasan dan dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut). Konfirmasi (+) : 2 kasus terdiri 1 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

“Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di faslitias kesehatan, yaitu sebanyak 20 kasus. Sekali lagi, angka ini merupakan jumlah temuan paling rendah dalam 3 minggu terakhir, sehingga dapat diasumsikan bahwa proses penularan Covid-19 di masyarakat sudah bisa dikendalikan”, Ucap Ricky.

Ricky mengatakan, perlu kerja keras dari seluruh unsur baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat, bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan tentunya tidak lupa dengan menghiimbau agar mengurangi mobilitas ke daerah zona merah.

“INGAT hampir 95% kasus PDP dan ODP yang ditemukan di Kabupaten Garut, memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan status Zona Merah”, Jelasnya.

Ricky menambahkan, jumlah ODP yang telah dilakukan rapid test sebanyak 763 orang dari total 1.240 ODP yang ada di Kabupaten Garut. Belum ada penambahan kasus positif hasil rapid test, atau masih tetap 4 kasus (0.52%). Perlu disampaikan pula, bahwa KC-1 dan KC-2 sampai saat ini kondisinya mengalami perbaikans secara progresif. Artinya tinggal menunggu hasil pemeriksaan laboratorium
PCR ulangan apabila hasilnya negatif maka sudah barang tentu dapat diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Marilah kita sama-sama mendoakan atas kesembuhan kasus konfimasi positif 1 dan 2, selain itu kita senantiasa berdo’a juga jangan sampai ditemukan kasus-kasus baru komfirmasi positif Covid-19. Patuhilah atas semua anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, demi kebaikan kita bersama”, Pungkasnya. *** Juru Bicara (Jubir) Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Garut***

Editor : Rdy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *