GARUT, PURNAYUDHA.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (22/12/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Garut, Organisasi Wanita, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Garut membacakan sambutan tertulis Presiden RI, Prabowo Subianto. Mengangkat tema “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”, pesan tersebut menekankan bahwa bela negara bukan sekadar sejarah PDRI 1948, melainkan aksi nyata menghadapi tantangan zaman.

“Ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbentuk perang siber, gerakan radikalisme, hingga ancaman bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam situasi seperti ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” ujar Bupati Garut.

Selain isu pertahanan, upacara ini juga menjadi momentum penghormatan bagi kaum perempuan. Bupati Garut juga membacakan sambutan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi. Ia menegaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia bukan sekadar Mother’s Day, melainkan peringatan tonggak perjuangan perempuan sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928.

“Meskipun menghadapi berbagai tantangan, beban ganda, stigma, minimnya akses serta kekerasan berbasis gender, perempuan tidak pernah berhenti berjuang. Dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan.,” tuturnya.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut, Diana Ratna Inten, mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini diisi dengan berbagai aksi nyata yang menyentuh masyarakat, mulai dari kunjungan sosial ke Panti Jompo hingga aksi pelestarian lingkungan.

“Untuk selanjutnya kami berharap ibu-ibu semua bersatu, menjadi ibu bagi semua anak-anak yang ada di republik ini, khususnya di Garut begitu untuk memberikan suri tauladan kemuliaan yang diteruskan oleh generasi berikutnya terutama kaum perempuan muda,” ungkap Diana.

Menambah kekhidmatan, untuk pertama kalinya Mars GOW karya ibu-ibu GOW Garut dikumandangkan oleh tim paduan suara dalam upacara resmi.

Ketua Pelaksana, Rita Sulastri Anwar, menjelaskan bahwa upacara hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan panjang yang meliputi ziarah ke makam tokoh perempuan Garut, RA Lasminingrat, bakti sosial di panti jompo, penanaman pohon, bazar wirausaha hingga lomba esai yang diikuti oleh anggota organisasi wanita.

“Ada juga lomba essay ya, yang diikuti oleh anggota dari Gabungan Organisasi Wanita yang ini ada 32 peserta yang alhamdulilah telah terjaring 6 yang jadi juaranya,” katanya.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 13 tokoh wanita inspiratif mendapatkan penghargaan di antaranya :

1. Gender Champion Bidang Pendidikan Kabupaten Garut diberikan kepada Prof. Dr. Hj. Ummu Salamah, MS.
2. Gender Champion Bidang Entrepreneur Kabupaten Garut diberikan kepada Hj. Linna Iskandar.
3. Gender Champion Bidang Pendidikan Kabupaten Garut diberikan kepada Prof. Dr. Hj. Ikeu Sartika Iriani, MS.
4. Gender Champion Bidang Pelopor Responsif Gender Kabupaten Garut diberikan kepada Prof. Dr. Hj. Ikeu Kania, M.Sim
5. Gender Champion Bidang Pendidikan Kabupaten Garut diberikan kepada Dra. Hj. Empat Fatimah Sambas, S.Pd.
6. Gender Champion Bidang Hukum Kabupaten Garut diberikan kepada AKBP Purnawirawan Mimin Mintarsih, SH.
7. Gender Champion Bidang Pertanian dan Lingkungan Hidup Kabupaten Garut diberikan kepada Ir. Nany Sumarni.
8. Organisasi Perempuan Inspiratif Gender diberikan kepada PD. Aisyiyah Garut.
9. Gender Champion Bidang Pendidikan Kabupaten Garut diberikan kepada Eti Suryati.
10. Pejuang 45 dengan umur 102 tahun diberikan kepada Mak Uti.
11. Suara dan Aksi Perempuan Pelopor Siap Cerdas diberikan kepada Siti Hajar.
12. Suara dan Aksi Perempuan Pelopor Siap Cerdas diberikan kepada Agnes.
13. Suara dan Aksi Perempuan Pelopor Siap Cerdas diberikan kepada Reni.

Berikut Pemenang Lomba Essay Masalah Perempuan dan Solusinya yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Garut m
1. Juara 1 diraih oleh Ny. Mira Baharie Ambarawa (Bumi Literasi Perempuan) dengan judul esai “Perceraian Bukan Akhir Masalah Pernikahan”.
2. Juara 2 diraih oleh Ny. Indah Ratu Nurfadilah (Wirawati Catur Panca) dengan judul esai “Di antara Doa dan Harapan, Dari Pangkuan Ibu Lahir Generasi untuk Indonesia Bebas Stunting”
3. Juara 3 diraih oleh Ny. Ema Halimah (BKMM) dengan judul esai “Pencegahan Pernikahan Dini Untuk Mencapai Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam kegiatan ininjuga diberikan penghargaan kepada Harmoni Voice ASN Kabupaten Garut yang meraih Juara 3 Lomba Ajang Harmoni Suara Antar DWP/OPD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat serta penyerahan bantuan sembako dari GOW Kabupaten Garut.***

By admin

Leave a Reply