Longsor Susulan di Kecamatan Pakenjeng Sempat Terabadikan Kamera Amafir, Warga di Himbau Berhati - Hati -

Longsor Susulan di Kecamatan Pakenjeng Sempat Terabadikan Kamera Amafir, Warga di Himbau Berhati – Hati

PURNAYUDHA.COM – Video amatir mengabadikan detik – detik longsor susulan yang terjadi di kecamatan pamulihan kabupaten Garut Jawa Barat. Selasa, (12/1/2021).

Terlihat material tanah dari tebing setinggi belasan meter bergerak menutupi jalan, meski longsor berjalan perlahan sejumlah warga yang tengah bergotong royong sempat panik, sayangnya wafga justru malah melihat longsor susulan tersebut bukannya menjauh.

Peristiwa ini sempat viral di media sosil tak hanya longsor tebing yang menutupi jalan, hujan deras juga menyebabkan akses jalan di desa pakenjeng pada selasa petang amblas terbawa longsoran. Jalan Desa sepanjang 40 meter dengan kedalaman 105 meter ynag dimana jalan tersebut merupakan akses satu-satunya jalan bagi warga kampung kombongan kecamatan pamulihan bahkan menghubungkan ke desa lain di kecamatan berbeda.

Selain itu jalan amblas yang kini tak bisa di lalui kendaraam roda empat itubjuga merupakan satu satunya akses jalan menuju tempat wisata curug sanghiang taraje.

Meski polisi telah memasang garis lintang sekumlah pemotor masih nekad menanrang maut melintasi jalan amblas yang terus tergerus tanahnya. Sebanyak 700 lebih warga di satu kedusunan kampung kombongan terancam terisolir dan akses perekononian, kesehatan dan pendidikan warga terhambat.

Rina Achlan Kades Pakenjeng mengatakan, tanah amblas ini 40 meter jadi empat tidak bisa lewat, ada 350 kk dan 700 jiwa lebih terisolir.

Sementara itu AKP Saep Balya Kapolsek Pamulihan mengatakan, ada beberapa titik longsor di garumukti pakenjeng ini. Kemarin memang ada longsor susulan saat warga lagi kerja alhamdulillah tidak ada korban.

Petugas Kepolisian bersama warga hanya memasang garis polisi di lokasi. Masyarakat di himbu tidak melintasi jalan amblas karena rawan longsor susulan.

Alternatif jalan lajn warga sangat jauh lebih dari dua puluh kilometer yang harus memutar ke kecamatan lainya, selain itu warga harus menyebrangi jembatan gantung.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera membangub jembatan penghubung di area jalan amblas karena jika di biarkn warga satu kampung ini akan benar benar terisolir.***Erpan***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *