PURNAYUDHA.COM – Kapolres Garut, Melalui Ade Yohanes KBO Kasat Binmas polres, mengapresiasi dengan adanya acara yang dilaksanakan ini, sekaligus mengucapkan permohonan maaf atas ketidak hadiran pak Kapolres Garut secara langsung, prinsinya Polres Garut menyampaikan akan mendukung kegiatan yang positif yang di inisiasi Oleh Libas kabupaten garut. Selasa 30 Agustus 2022
Ade Yohanes, menuturkan, kabupaten Garut sebagai wilayah Hukun nya, penegakan dan penertiban wilayahnya, kami akan bersinergi dengan berbagai pihak, dalam menangani berbagai macam tindak kejahatan serta yang meresahkan masyarakat, baik dijalanan maupun dilokasi lokasi wisata dikabupaten garut.
Ucapan terima kasih juga datang dari perwakilan Kesbangpol, atas kegiatan yang di laksanakan oleh Libas ucapan permohonan maaf karen kadis tidak dapat hadir dengan mewakili kegiatan hari ini, “beliau, menyampaikan apresiasi dan bangga terhadap kegiatan positif ini, peran dan fungsi kelembagaan dapat bersinergi dan berkontribusi serta menjalin kolaborasi dalam melaksanakan aplikasi secara nyata”, pungkasnya,
Selain itu, perwakilan dari Kesbangpol, menyampaikan, kegiatan ini menjadi sebuah potret dalam rangka ketahanan nasional dibidang Lingkungan. Kesbangpol, berharap apa yang dilakukan Libas, dapat menjadi conto untuk lembaga organisasi lainya, agar dapat saling bersinergitas dalam menjaga kota garut yang kita cintai.
Juju dari Dinas LH, turut berterim kasih atas undangan kegiatan serta mengapresiasi yang karna kegiatan ini sangat bermanfaat bagi permasalahan dan pembahasan kesehatan, investasi dan terkait sampah, serta penghijauan, adalah tanggung jawab kita semua.
“4 Bulan berada di dinas LH, Kepala Dinas LH, berharap dapat melakukan langkah kongkrit di mulai dari diri sendiri salah satu yang harus di lakukan sebagai bentuk upaya untuk mencari solusi terkait sampah dapat terselesaikan, kegiatan ini menjadi momentum dalam mengangkat masalah masalah dikabupaten garut khususnya terkait sampah.”tuturnya.
Dalam momentum HUT RI ke 77 ini LIBAS berharap dapat bersinergitas dengan berbagai Element serta dukungan dari pemkab garut, karna tanpa ada kerjasama dan sinergitas kami dari perkumpulan anak bangsa, tidak bisa berbuat lebih luas lagi dalam menjaga lingkungan, maka perlunya kolaborasi dengan berbagai pihak dan stakholder kabupaten garut, begitu pentingnya menjaga lingkungan terhadap keberlangsungan ekosistem alam, ini akan menunjang untuk ekonomi melalui wisata
“Sebagai bentuk Aksinya maka secara simbolis Libas bersama jajaran perwakilan stakholder dan Lapisan masyarakat, menanam 60 takai pohon hias Kaliandra selsalia impor disepanjang jalan Ibrahim Adji, penanaman pohon akan menyusul di beberapa tempat lainya dan Berkolaborasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat dari BNBR, serta Pemerhati Lingkungan dikabupaten Garut di daerah cipeujeh kita akan menanam jenis buah/jambu merah sebanyak 1000 pohon serta disekitar lokasi bekas bencana banjir bandang kemarin, dan di Cisurupan papandayan di wilayah cagar alam jenis tanaman yang akan di sesuaikn dengan fungsi hutanya tegakan dan buah buahan yang hasil nya dapat dinikmati masyarakat setempat”, Ujar, Tedi.
Atas Kelancaran dan terlaksana nya kegiatan tidak terlepas dari partisipasi, PHRI, POSMAFI, tokoh pemudan (Kiki Cahyadi) dari Tarogong Kaler serta Perusahaan- perusahaan yang mendukung kegiatan ini, dukunganya sebagai wujud kepedulian terhadap Lingkungan dan kebangkitan Ekonom dii kabupaten garut.
Ketua Libas, Tedi Sutatdi, Memaparkan di penghujung Rangkaian Hut RI, kami mengisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan mengadakan diskusi atau berdialog dengan Stakeholder dan lapisan masyarakat, pembahasan beberapa Isu nasional menjadi Tema, Cipta Lingkungan Yang sehat dan Bangkitkan Ekonomi.
“Situasi dan perkembangan nasional kami menilai perlunya ada aksi aksi nyata yang harus dilakukan dengan sinergitas pemerintahan pusat hingga ke kabupaten/kota bersama Lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam pemulihan Nasional baik dalam lingkungan maupun Ekonomi” ungkap, Tedi.
Tedi juga menjelaskan, penghijauan Lingkungan perlu dilakukan mengingat kabupaten garut merupakan daerah yang rawan bencana alam, dengan mengadakan dialog seperti ini, maka kita akan bertukar pikiran tentang bagaimana menjaga lingkungan, serta berbagai masukan dan saran dari semua pihak kita akan rangkum menjadi sebuah solusi kongkrit untuk Cipta menjaga Lingkungan, secara sadar untuk kepentingan kita bersama.
Masih Ucap, Ketua Libas, perlunya edukasi kepada masyarakat dan kaum milenial untuk senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan karena itu merupakan tanggung jawab bersama,
hal itu perlu ada aksi nyata untuk mengedukasi masyarakat dan kaum milenial melalui berbagai giat atau penanaman bibit pohon pada tempat-tempat yang rawan bencana, selain itu penghijauan perlu dilakukan agar kabupaten garut terjaga dari bencana alam, hal ini akan berkesinambungan dengan Cipta Ekonomi melalui wisata sehingga akan bisa menarik para wisatawan lebih berkesan dan merasakan panorama alam dan kesejukan nyata
, ini momentum positif untuk kabupaten garut dalam membangkitkan dan meningkatkan ekonomi melalui wisata yang ada kabupaten.
“Hal ini perlu aksi keras dari pemerintah kabupaten garut untuk dapat bersinergi dengan berbagai stakeholder, dan lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan ekonomi melalui wisata serta Cipta lingkungan bersih di lokasi lokasi wisata yang ada di kabupaten garut”, imbuhnya