GARUT, PURNAYUDHA.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banjarwangi meninjau langsung lokasi permukiman warga yang sempat terendam air akibat luapan saluran irigasi di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi setelah saluran irigasi meluap dan menggenangi rumah warga. Diduga, tidak adanya tanggul penahan di sepanjang saluran membuat air dengan mudah meluber ke area permukiman.

Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, mengatakan bahwa luapan air terjadi dalam waktu singkat dan tidak berlangsung lama.

“Air meluap karena di saluran irigasi tidak terdapat tanggul, sehingga air langsung masuk ke permukiman warga. Namun kondisi tersebut relatif singkat dan saat ini sudah kembali normal,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan dampak besar, petugas tetap melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi lingkungan aman dan tidak ada potensi susulan.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyaring informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Ia menegaskan, banyak konten bencana yang dibesar-besarkan, bahkan ada yang merupakan rekaman lama yang diunggah ulang sehingga memicu kepanikan di tengah masyarakat.

“Warga diharapkan tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.

Forkopimcam Banjarwangi juga mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, serta mendorong adanya penanganan lebih lanjut pada saluran irigasi guna mencegah kejadian serupa terulang.***

By admin

Leave a Reply