GARUT, PURNAYUDHA.COM – Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (FKP DAS) Jawa Barat Wilayah Kabupaten Garut mendorong lahirnya Gerakan Desa Peduli DAS sebagai upaya pengelolaan daerah aliran sungai secara berkelanjutan berbasis desa atau Mikro DAS.
Dorongan tersebut disampaikan dalam audiensi Rencana Strategis (Renstra) FKP DAS 2025–2029 yang menitikberatkan pada penguatan gerakan kolektif, integratif, dan kolaboratif lintas sektor.
Ketua FKP DAS Jawa Barat Wilayah Garut, Uun Fatmawati, mengatakan Kabupaten Garut memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, terutama longsor dan banjir bandang. Bahkan, Garut disebut menempati peringkat ketiga daerah rawan bencana di Jawa Barat.
“Jika tidak ditangani secara serius dan kolaboratif, bencana akan berdampak langsung terhadap infrastruktur dan pembangunan di Kabupaten Garut,” ujar Uun.
Ia menjelaskan, FKP DAS hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam melakukan koordinasi tata kelola daerah aliran sungai sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan terkait mitigasi dan penanggulangan bencana.
Melalui Gerakan Desa Peduli DAS, FKP DAS ingin membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat desa dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan DAS, guna menekan risiko bencana sejak dari hulu.
FKP DAS juga mengajak pemerintah daerah, perangkat desa, komunitas lingkungan, akademisi, hingga masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemulihan lahan kritis.
Upaya tersebut meliputi rehabilitasi hutan dan lahan, konservasi tanah dan air, serta penguatan peran desa berbasis Mikro DAS.
Menurut Uun, kerusakan lahan di kawasan hulu menjadi salah satu faktor utama meningkatnya potensi bencana di Garut. Karena itu, penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Penuntasan lahan kritis harus dilakukan secara kolektif. Kolaborasi antar pihak menjadi kunci agar upaya konservasi berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap pengurangan risiko bencana,” tegasnya.
Selain pemulihan lingkungan, FKP DAS juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat desa melalui edukasi, pendampingan, dan program pemberdayaan berbasis desa. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga ekosistem DAS.
FKP DAS menargetkan Gerakan Desa Peduli DAS dapat memperkuat ketahanan wilayah Kabupaten Garut terhadap bencana sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.***
