GARUT, PURNAYUDHA.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, tahun ini dinilai berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah warga menyoroti rangkaian kegiatan yang dinilai lebih sederhana. Jika sebelumnya setelah upacara kemerdekaan terdapat berbagai kegiatan yang menampilkan kreativitas dan potensi dari sejumlah desa, tahun ini rangkaian acara disebut hanya sebatas upacara dan kemudian membubarkan diri.
Salah seorang warga, Ade Bangreng, mengatakan kondisi tersebut baru dirasakan pada tahun ini, terutama di era kepemimpinan camat saat ini.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya, setelah upacara biasanya ada kegiatan dari berbagai desa. Ada penampilan dan kegiatan lainnya, jalan santai, perlombaan dan kegiatan lainnya. Sekarang setelah upacara sepi tidak ada kegiatan,” ujar Ade Bangreng.
Menurutnya, kegiatan setelah upacara sebenarnya dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi desa-desa untuk menampilkan potensi dan kreativitas warganya.
Ia berharap pada peringatan HUT RI berikutnya, pemerintah kecamatan dapat kembali menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari seluruh desa di Kecamatan Singajaya.
Warga menilai semarak peringatan kemerdekaan tidak hanya terletak pada pelaksanaan upacara, tetapi juga pada kegiatan yang mampu membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat.
Sementara itu pihak Kecamatan Singajaya belum memberikan keterangan ataupun klarifikasi terhadap apa yang dikelihkan warga.***
More Stories
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Tekankan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian
Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Tenjolaya Garut, Kenang Jasa Para Pahlawan
Jalan Rusak Banjarwangi Singajaya Pendeuy Dikeluhkan Sopir, Onderdil Mobil Cepat Rusak