TASIKMALAYA, PURNAYUDHA.COM – Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di SMPN 2 Singaparna fimana pada acara kegiatan Perpisahan siswa kelas XXV yang biasa diisi dengan berbagai penampilan kreasi seni, dari para siswa namun kali ini semuanya nampak berbeda.
Bahkan para siswa dan orang tua berikut undangan pun, melaksanakan kegitan seremonial perpisan di aula sekolah. Bukan diluar yang menggunakan panggung dan tenda.
“Awalnya memang kami sudah merencanakan akan menggelar pentas seni seperti pada tahun lalu, karena sejak dulu sudah tradisinya seperti itu, namun karena tahun ini situasi dan kondisinya berbeda, maka kita menyesuaikan saja” Kata Fiqqi syumaya Hakim ketua komite SMPN 2 Singaparna
Namun sekalipun tampa hingar bingar pesta, para siswa dan orang tuapun sangat menikmatinya.
Dari mulai awal pembukaan acara suasa haru semakin terasa. Para siswa yang akan meninggalkan sekolah tempat mereka menimba ilmu, apalagi saat kata kata perpisahan disampaikan langsung kepala sekolah SMPN 2 Singaparna Ceceng Kosasih.
“Alhamdulilah setelah tiga tahun kita berproses, akhirnya kita telah sampai pada saat nya kita berpisah,” Kata Ceceng,
namun demikian, dalam sambutanya Ceceng juga menyampaikan jika kelulusan dari Sekolah ini bukan akhir dari perjalana mencari ilmu, namun justru awal memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Tak lupa kami berpesa agar para alumni sekolah ini teus membawa nama baik sekolah dan harus bisa menunjukan prestasi di sekolah yang lebih tinggi lagi” Katanya
Sementara itu, Tasno Efendi, pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya mengungkapkan kebahagiaan karena para peserta didik berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik sesuai harapan bersama.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua dan wali murid atas kepercayaan kepada sekolah selama ini. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta keberhasilan siswa selama belajar.
Di akhir acara perwakilan orang tua memberikan cinderamata yang terbilang langka dalam acara perpisahan sekolah yaitu bibit pohon durian.
“Untuk kenang kenangan dari kami, sengaa kami memberkkan bibit pohon durian, dengan harapan dapat ditanam di lingkungan sekolah, dan jika pohon ini besar dan berbuah, maka bapa dan ibu guru disini dapat pula mengenang kami semua” Kata Fiqqi yang mewakili para orang tua siswa.***