Purnayudha.com, Garut – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan hasil panen, Pasiter Kodim 0611/Garut Lettu Infanteri Jajang Nasiban melakukan pendampingan terhadap petani dalam proses penjualan gabah. Salah satu petani yang mendapat bimbingan adalah Pak Sholeh, anggota Kelompok Tani Sauyunan di Kampung Kiara Dodot, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Garut.
Pendampingan yang dilakukan pada 22 Maret 2025 lalu itu bertujuan memberikan edukasi kepada petani terkait strategi pemasaran hasil panen agar lebih menguntungkan. Pak Sholeh, yang berhasil memanen 7 ton gabah pada musim ini, mendapat arahan mengenai harga pasar terkini, cara memilih pembeli yang tepat, serta menjaga kualitas gabah untuk mendapatkan harga optimal.
Dalam kegiatan ini, turut hadir penyuluh pertanian, anggota kelompok tani, serta perwakilan dari pemerintah desa dan kecamatan. Lettu Inf Jajang Nasiban menegaskan bahwa pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian petani dalam mengelola dan menjual hasil panennya.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap petani bisa lebih mandiri dan mendapatkan harga yang lebih baik. Kami juga mendorong peningkatan kualitas gabah agar tetap kompetitif di pasar,” ujar Lettu Inf Jajang. Rabu (2/4/2025).
Pak Sholeh berhasil menjual hasil panennya ke BULOG dengan harga Rp 6.500 per kg. Ia menyampaikan rasa syukur atas bimbingan yang diberikan. “Saya merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini. Sekarang saya lebih paham cara menjual gabah dengan harga yang sesuai,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Kadungora. Diharapkan, pendampingan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani demi mewujudkan desa yang lebih mandiri dan sejahtera.***tim***