PURNAYUDHA.COM-KALABAHI – Dandim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin, S.H melalui Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Letda Inf Matias Modok, memerintahkan seluruh prajurit jajaran Kodim 1622/Alor untuk waspada dengan melakukan upaya pencegahan berkembangnya Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Alor.
Dandim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin, S.H saat dikonfirmasi melalui Perwira Seksi Operasi via telepon selulernya, Jumat (9/12/2022) malam pukul 28.30 Wita mengatakan, Dandim 1622/Alor telah memerintahkan kepada seluruh Danramil bersama seluruh Babinsa untuk berkoordinasi dengan para Camat, Lurah, dan Kepala Desa, segera bekerja sama dan bersinergi lakukan yang terbaik untuk melindungi masyarakat dari DBD.
Perintah Dandim ini menurut Letda Matias, karena saat ini terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Alor, dan ini sebagai upaya Kodim dalam menyikapi kasus DBD di daerah ini.
“Informasi yang kami dapat bahwa salah seorang pasien laki-laki berusia 19 tahun kasus DBD yang dirawat di ruang ICU RSD Kalabahi dilaporkan meninggal”, kata Letda Inf Matias Modok.
Sejak awal bulan November mulai muncul kasus DBD. Peningkatan kasusnya sejak awal Desember, dan hingga hari ini Jumat 09/12/2022 jumlah kasus DBD sebanyak 27 kasus. Namun, 19 orang dinyatakan telah sembuh, 7 orang tengah mendapat perawatan, dan hari ini 1 orang dilaporkan meninggal dunia.
“Data kasus ini sesuai penyampaian dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor”, jelasnya.
Lanjut Letda Matias bahwa adanya peningkatan kasus DBD ini sesuai penjelasan Kadis Kesehatan Kabupaten Alor dr. Farida, akibat kondisi peralihan iklim dimana terjadi hujan panas yang ekstrim sejak bulan Oktober, ini yang mempengaruhi berkembangnya nyamuk demam berdarah.
“Babinsa harus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Bersinergi dengan aparat pemerintah dan komponen masyarakat lainnya melaksanakan langkah pencegahan melalui pembersihan dan pemberantasan sarang nyamuk, guna melindungi masyarakat dari DBD.***tim***