PURNAYUDHA.COM – Sebanyak 120 Residen (Peserta Rehab) mengikuti tes urin yang diselenggarakan Lapas Garut bekerja sama dengan BNNK Garut.
Kegiatan ini merupakan tahapan dalam pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial bagi warga binaan serta indikator terpenting dalam keberhasilan program rehabilitasi.
Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik sekaligus Program Manager Rehabilitasi (Asep Supriatna) mengatakan, “Dari hasil tes urin tersebut, seluruh Residen dinyatakan negatif. Pada pelaksanaan program rehabilitasi, tes urin secara mendadak ini akan dilaksanakan sebanyak 3 kali, yaitu awal, pertengahan dan akhir program”, ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai langkah preventif dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Lapas.
Perlu diketahui, bahwa Lapas Garut merupakan salah satu satuan kerja yang ditunjuk Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan pengguna Narkotika tahun 2022.***tim***